- Gaya Hidup Sehat: Cara Mudah Menjaga Kesehatan di Era Modern
- 10 Tips Kesehatan Terbaru 2026 untuk Menjaga Imunitas Tubuh Secara Alami
- Cara Repsol Honda Jaga Kepercayaan Diri Marquez
- Djokovic Juara Wimbledon 2019 Usai Kalahkan Federer di Final Dramatis
- Rossi Akui Sulit Menang, Tetap Berjuang Hingga Akhir Musim
- Peta Wisata Bandung: Destinasi Favorit yang Wajib Dikunjungi
- Wisata Kota Tua Jakarta: Destinasi Sejarah yang Wajib Dikunjungi
- Idul Fitri: Makna, Penentuan, dan Perayaan Hari Raya Umat Islam
- Cara Mandi Wajib yang Benar Sesuai Ajaran Islam
- Konferensi Islam Moderat di Belanda Tekankan Pentingnya Jalan Tengah
Unjuk Rasa Anti-Yahudi Dikecam Eropa dan Dunia
PARIS - Demo anti-Yahudi yang menyeruak di dunia mendapat kecaman dari negara besar di Eropa. Kecaman tersebut datang dari Jerman, Prancis dan Italia.
Melalui menteri luar negerinya, masing-masing negara mengutuk aksi unjuk rasa yang sering berujung dengan kericuhan dan tindak kekerasan.
"Hasutan, permusuhan, serangan terhadap orang-orang Yahudi tidak memiliki tempat di masyarakat kami," sebut pernyataan gabungan tiga Menlu tersebut, seperti dikutip dari DNA, Rabu (23/7/2014).
Tidak bisa dipungkiri sejak agresi Israel dilancarkan, protes besar terjadi di beberapa negara. Di Prancis, unjuk rasa kelompok Pro-Palestina diakhiri pembakaran di sejumlah objek di depan toko yang dimiliki warga Yahudi.
Bahkan di negara ini, akibat memanasnya kondisi di Gaza, ketegangan antara kelompok Pro-Palestina dan warga Yahudi di Prancis acap kali terjadi. Prancis sendiri merupakan negara dengan populasi warga Yahudi terbanyak di Eropa.
Tidak hanya di Prancis, kondisi di Gaza pun jauh lebih buruk. Akibat pertempuran Hamas-Israel jumlah korban, khususnya dari warga sipil Palestina mencapai hampir 600 orang.









