- Gaya Hidup Sehat: Cara Mudah Menjaga Kesehatan di Era Modern
- 10 Tips Kesehatan Terbaru 2026 untuk Menjaga Imunitas Tubuh Secara Alami
- Cara Repsol Honda Jaga Kepercayaan Diri Marquez
- Djokovic Juara Wimbledon 2019 Usai Kalahkan Federer di Final Dramatis
- Rossi Akui Sulit Menang, Tetap Berjuang Hingga Akhir Musim
- Peta Wisata Bandung: Destinasi Favorit yang Wajib Dikunjungi
- Wisata Kota Tua Jakarta: Destinasi Sejarah yang Wajib Dikunjungi
- Idul Fitri: Makna, Penentuan, dan Perayaan Hari Raya Umat Islam
- Cara Mandi Wajib yang Benar Sesuai Ajaran Islam
- Konferensi Islam Moderat di Belanda Tekankan Pentingnya Jalan Tengah
Hary Tanoe Mundur dari Partai Nasdem
Keterangan Gambar : Hary Tanoe saat memberikan keterangan pers
Ketua Dewan Pakar DPP Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Hary Tanoesoedibjo menyatakan mundur dari keanggotaan Partai Nasdem. Hal itu disampaikannya secara resmi dalam jumpa pers, Senin (21/1/2013), di Jakarta.
"Saya menyatakan mundur dalam kapasitas saya sebagai Ketua Dewan Pakar. Mulai hari ini, saya bukan lagi anggota dari Partai Nasdem. Keputusan ini saya lakukan dengan berat hati," kata Hary.
Ia menyatakan, sejak bergabung dengan Partai Nasdem pada 9 Oktober 2011, Hary merasa telah melakukan upaya terbaik, baik energi, pikiran, dana, maupun risiko, untuk berpartisipasi membesarkan Partai Nasdem. "Target utamanya lolos verifikasi dan lolos sebagai partai peserta pemilu. Saya merupakan bagian yang ikut meloloskan Nasdem," kata bos MNC Grup ini.
Baca Lainnya :
"Keputusan saya ini tidak mengenakkan, tapi pada satu titik saya harus memutuskan ini. Aktivitas politik harus tetap dijalankan. Destiny keterlibatan saya di politik adalah menjadi bagian dari perubahan untuk bangsa Indonesia menjadi lebih baik. Saya ingin ikut andil secara nyata, langsung. Karena bagaimanapun politik menjadi satu bagian ideologi dan bagian dari masa depan kita," papar Hary.
Perpecahan di tubuh Nasdem mulai merebak ketika beredar kabar adanya faksi di dalam partai itu. Dikabarkan, Surya Paloh yang akan menjadi ketua umum partai itu berseberangan dengan faksi Hary Tanoe. Beberapa waktu lalu, kelompok Surya Paloh memecat Sekjen Garda Pemuda Nasional Demokrat (GPND), Saiful Haq.
Tentang alasannya mundur, Hary mengatakan karena ada perbedaan pendapat dengan Ketua Majelis Tinggi Partai Nasdem Surya Paloh (sumber: kompas.com)









